PENGARUH PENAMBAHAN LEVEL PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT ODOT (Pennisetum Purpureum CV.Mott)

Authors

  • Fortunata Loma Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Author
  • Liliana Regina Deze Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Author
  • Maria Arnoldiana Dadjan Uran Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Author

Keywords:

Jumlah Daun, Lebar Daun, Pupuk Bokashi, Rumput Odor

Abstract

 Rumput Odot merupakan Hijauan Makanan Ternak tahunan yang responsif terhadap pemupukan.
Pemupukan yang diberikan untuk mempercepat pertumbuhan rumput odot (Pennistum Purpurreum
Cv.Mott). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan level pupuk bokashi
terhadap pertumbuhan rumput odot (Pennistum Purpurreum Cv.Mott). Penelitian ini dilakukan di
Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada bulan Februari-Maret 2024.
Dalam Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiap
perlakuan terdapat 20 stek sehingga total semuan stek 80 rumput odot (Pennistum Purpurreum
Cv.Mott). Teknik pengumpulan data menggunakan metode Non Random Sampling dengan parameter
yang diamati yaitu jumlah tunas, jumlah daun, dan lebar daun rumput odot (Pennistum Purpurreum
Cv.Mott). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis Anova dan Uji Duncan berdasarkan
hasil Analisis Anova menujukkan bahwa penambahan level pupuk bokashi berpengaruh sangat nyata
(P<0,01) terhadap jumlah tunas rumput odot, berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap lebar daun
rumput odot, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah daun rumput odot dan
(Pennistum Purpurreum Cv.Mott) 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananto, dkk, 2013. Kandungan Unsur Hara Kotoran Ternak Sapi di Desa Jogonayan

Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Prosiding Semnas Pengelolaan Sumber

daya Alam dan Lingkungan 2013, Semarang.

Ananto, dkk. 2013. Daur Ulang Kotoran Ternak Sebagai Upaya Mendukung ternakan Sapi

Potong Berkelanjutan Di Desa Jogonayan Kecamatan Ngablak Kabupaten

Magelang. Prosiding Semnas Pengelolaan Sumbera daya Alam dan Lingkungan

Semarang

Andi Maryanto. 2020. Mengenal Rumput Odot Pennisetum Purpureum Cv. Mott

http://cybex.pertanian.go.id/artikel/94354/mengenal-rumput-odot pennisetumpurpureum-cv-mott/ (diakses tanggal 08 juli 2023).

Boso Wahyu, dkk. 2022. Pertumbuhan Kembali Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv.

Mott) yang Diberikan Perlakuan Pupuk Nitrogen Pada Perkembangan Awalnya.

Fakultas Peternakan 23 (3), No 139-147.

Budiman et al., 2012. Pertumbuhan Rumput Odot di Bawah Pengaruh Kombinasi Pupuk.

Jurnal Sains Peternakan Nusantara, E-ISSN: 2807-9361, Volume 01 Nomor 02

Desember 2021.

Chemisquy, dkk. 2010. Phylogenetic Studies Favour The Unification Of Pennisetum,

Cenchrus And Odontelytrum (Poaceae): A Combined Nuclear, Plastid And

Morphological Analysis, And Nomenclatural Combinations In Cenchrus. Jurnal

Peternakan 106 (1) : 107-130.

Darmayanti Sri, 2018. Produktivitas Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) di

Peternakan Domba Sehat Caringin-Bogor sebagai Respon Pemupukan Organik

dan Nitrogen. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Denisius Umbi Paty.dkk,2022. Pertumbuhan dan Produksi (Pennisetum Purpureum Cv.

Mott) yang di Berikan Sludge Biogas dengan Level Berbeda. Jurnal

Peternakan.Vol 07. No:01.

Dina Kusdina, (2017). Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Tinggi Tanaman dan Berat Segar

Per Rumpun Rumput Gajah Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Jurnal Ilmu

Peternakan. Vol 1; No 2 Juni Tahun 2017 Hal 32-37.

Downloads

Published

30-10-2024