ANALISIS DAMPAK PERONTOKAN PADI TERHADAP KEHILANGAN HASIL PADA VARIETAS KUSUMA 06 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA
Keywords:
Padi, Beras, Mesin Perontok PadiAbstract
ABSTRAKPadi merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras yang memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi indonesia. Beras sebagai makanan pokok yang sangat sulit digantikan oleh bahan pokok lainya, diantaranya jagung, umbi- umbian, dan sumber karbohidrat lainya. Dalam rangka meningkatkan produktivitas padi, maka perlu diperhatikan upaya-upaya yang mendukung hal tersebut, salah satunya adalah teknik budidaya tanaman padi. Pada dasarnya tahap perontokan perlu dilakukan untuk menghindari penurunan kualitas. Jangan menunda perontokan padi setelah dipanen, karena perontokan lebih dari satu malam akan mengakibatkan gabah akan berwarna hitam. Prinsip dasar proses perontokan padi adalah pemisahan atau pelepasan butir gabah dari tangkai malai, dan proses ini dapat dilakukan dengan cara manual (cara gebot) dan secara mekanis (power thresesr). Mesin Perontok Padi (power threser) adalah sebuah mesin yang digunakan untuk merontokkan padi. Mesin ini digunakan untuk membantu pekerjaan petani dalam merontokkan padi untuk memperoleh gabah, dulu petani merontokkan padi dengan cara yang konvensional atau sederhana, yaitu dengan menggeblokkan padi kegeblokkan padi yang berasal dari papan kayu dan bambu yang disusun seperti segitiga sembarang. Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Aswiyati. (2015). Budidaya Tanaman Padi Sawah. Pustaka Baru.
Anggara, B. A., Fauzan, A. W., & Suhermanto, A. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK dan Pupuk Organik Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Panen Padi Varietas IR64. Jurnal Agroteknologi Terapan, 6(2): 113-120.
Gintung, C., & Hidayat, N. (2021). Analisis Kinerja Mesin Perontok Padi Tipe Power Thresher Model 6RGK-5. Jurnal Alat Mesin Pertanian, 7(2), 101-108.
Jurnal Agrotekbis. (2022): http://repository.ub.ac.id/11331/6/bab%202.pdf Repository Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (2023): http://digilib.unila.ac.id/827/9/BAB%20II.pdf
Mislaini, R. (2016). Budidaya Padi Sawah. Penebar Swadaya.
Meena, R. C., Verma, J. P., Pandey, R., & Singh, R. (2020). Morfologi Tanaman Padi. Bogor: Balai Besar Penelitian Padi.
Neombota, 2016. Pedoman Budidaya Tanaman Padi. Balai Penelitian Tanaman Padi.
Prasetyo, B., et al. (2020). "Analisis Dampak Perontokan Padi Terhadap Kehilangan Hasil
Panen pada Varietas Kusuma di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah." Jurnal
Agroteknologi, 11(1): 1-10.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitan). (2022). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Suwarno, A., et al. (2021). "Pengaruh Hama Wereng Batang Coklat Terhadap Perontokan
Padi dan Kehilangan Hasil Panen pada Varietas Kusuma." Buletin Penelitian Padi
(2): 123-132.
Suryani, D., et al. (2022). "Efektivitas Pengendalian Penyakit Blas dan Tungau Padi
terhadap Perontokan Padi dan Kehilangan Hasil Panen pada Varietas Kusuma."
Jurnal Perlindungan Tanaman Terpadu 23(3): 245-252.
Trinapilla. (2013). Teknik Budidaya Tanaman Padi. Penebar Swadaya.
Wijayanti, S., et al. (2023). "Pengaruh Kekurangan Air dan Stres Lingkungan Terhadap
Perontokan Padi dan Kehilangan Hasil Panen pada Varietas Kusuma." Agrivita
(1): 1-10.
Wuli, Rofinus Neto.(2023). Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Pertanian Untuk Menciptakan Petani Unggul Demi Mencapai Ketahanan Pangan.Jurnal Pertanian Unggul, 2(1):1-15.
Wuli, R.N., Loda, W. dan Noy, J. A. (2023). Pengaruh Jarak Tanam Pada Sistem Jajar Legowo Terhadap Produktivitas Padi Varietas Inpari 30 di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Jurnal Pertanian Unggul, 2 (2): 1-9.


