PENGEMBANGAN POTENSI DAN PRODUKVITAS PALA (MIRYSTICA FRAGRAN HAITT) STUDI KASUS DI DESA WERE II KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA PROVENSI NUSA TENGGARA TIMUR
Keywords:
Produktivitas, Potensi, Tanaman pala, Golewa SelatanAbstract
ABSTRAK
Tanaman pala, juga dikenal sebagai Myristica fragran haitt, adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari kepulauan Banda dan Maluku. Ini adalah tanaman rempah yang sangat berharga. Buah pala adalah hasil tanaman pala yang paling umum digunakan. Daging buah pala dapat diolah menjadi manisan, asinan, dodol, selai, sirup, dan manisan pala, serta biji dan bunga pala, yang bernilai ekonomi tinggi. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui pengembangan potensi dan produkvitas pala (Myristica fragran haitt) dilaksanakan di Desa Were II Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Provensi Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pala di Desa Were II Kecamatan Golewa Selatan dengan luas 12,75 ha dapat menghasilkan produksi pala sebanyak 26,277 kg/tahun dan produkvitas pala dalam satu pohon pala dapat berproduksi sebanyak 10,1 kg/pohon dan untuk produksi 1 ha lahan mendapatkan 2,061 kg/ha.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Astanu, D.A., Ismono, R.H., Rosanti, N. 2013. Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Intensif Tanaman Pala Di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Journal of Agribusiness Science. Vol. 1 No. 3, JULI 2013. 32-36.
Ariandi, E. A., Duryat. dan Santoso, T. 2018. Analisis rendemen atsiri biji pala (myristica fragrans) pada berbagai kelas intensitas cahaya matahari di desa batu keramat kecamatan kota agung kabupaten tanggamus. Jurnal Sylva Lestari. 6 (1) : 24-31.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada 2016. Kabupaten Ngada Dalam Angka.
Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur, 2017. Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka.
Bustaman S. 2007. Prospek dan Strategi Pengembangan Pala di Maluku. Balai. Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Bogor.
Hadad, M. E. A., Randriani, E., Firman, C. dan Sugandi, T. 2006. Budidaya Tanaman Pala. Buku. Parangkuda: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri. 38 hal.
Hidayati, R. 2011. Perbandingan Pendapatan dan Keuntungan Petani Pala (Myristica fragrans Houtt) Antara Penjualan Dalam Bentuk Basah dan Kering di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Padang.
Hafif, B., Mawardi, R. dan Utomo, J. S. 2017. Analisis karakteristik lahan dan mutu biji pala (Myristica fragrans) daerah lampung. Jurnal Litri. 23 (2): 63- 71.
Lakitan, B. 2012. Dasar - Dasar Fisiologi Tumbuhan. Buku. Rajawali Press. Jakarta. 205 hal.
Larasati, Nadia U., Pratiwi Ariani Dian, Tantri Dewi P., Arief Nungraha, Gangga Nanda A.S. 2008. Pengembangan Usahatani Pala dan Usaha Peningkatan Nilai Tambah Produk melalui Pemasaran dengan Pembentukan Kelompok Usaha. Laporan Akhir Program Kreativitas Mahasiswa. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Mahendra, F. 2009. Sistem Agroforestri dan Aplikasinya. Buku. Graha Ilmu. Yogyakarta. 198 hal.
Marzuki, I., Uluputty, M. R., Aziz, S. A. dan Surahman, M. 2008. Karakterisasi Morfoekotipe dan Proksimat Pala Banda (Myristica fragrans Houtt.). Jurnal Agronomi Indonesia. 36 (2): 146-152.
Nawawi, Hadari. 2005. Penelitian Terapan.Yogyakarta:Gajah Mada University Press.
Sitompul, S.M. 2002. Radiasi dalam Sistem Agroforestri. Bahan Ajar. ICRAF. hal.49.
Wuli, 2023. Peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kesejahteraan petani di kabupaten ngada. Jurnal Journal of Syntax Literate, 2024, Vol 9, Issue 3, p2097.


