STUDI POTENSI DAN TANTANGAN DESA BERBASIS INDEKS DESA MEMBANGUN DI DESA LARILAKI KECAMATAN WOLOMEZE KABUPATEN NGADA

Authors

  • Nicolaus Noywuli Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Author
  • Wilhelmina Loda Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Author

Keywords:

Studi, Potensi, Tantangan, Larilaki, IDM

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keadaan desa berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) sebagaimana regulasi Permendes Nomor 2 tahun 2016. Metode yang digunakan dengan pendekatan Community Based Research yang dilakukan secara kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan variabel dan indikator IDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Larilaki adalah desa dengan kategori homogen, sehingga sifat masyarakatnya menyatu, tidak terpisah secara geografis. Desa Larilaki dekat dengan pusat pelayanan masyarakat termasuk yang dibangun oleh desa. Sarana dan prasarana desa khususnya terkait dengan pelayanan dasar telah terpenuhi, kekurangan hanya hanya perlu optimalisasi pemanfaatan. Sedangkan potensi yang menunjang adalah ketersediaan SDM. Pemerintah desa yang pro aktif, kearifan lokal yang sudah berjalan seperti pengelolaan pertanian dan penghormatan terhadap alam dan leluhur, kelembagaan ekonomi desa berupa Bumdes yang sudah berjalan. Desa Larilaki adalah satu-satunya desa di Kecamatan Wolomeze yang mendapatkan penanganan kemiskinan dan stunting  dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sehingga potensi desa dari sektor pertanian dan peternakan sangat membantu dan menunjang upaya pemenuhan gizi anak sekolah usia dini.

Kata Kunci ; Studi, Potensi, Tantangan, Larilaki, IDM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik (BPS)., (2025). Ngada Dalam Angka Tahun 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada.

Chirico, F., (2008). Knowledge Accumulation in Family Firms: Evidence from Four Case Studies. International Small Business Journal.

Juraidah. (2015). Jurnal Penelitian “Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Mendik Kecamatan Longkali Kabupaten Paser” eJournal Administrasi Negara.

Khairuddin. (2005). Sketsa Kebijakan Desentralisasi Di Indonesia Format Masa Depan Otonomi Menuju Kemandirian Daerah, Averroes Press, Malang

Mahayana, Wayan. (2013). Peran Kepala Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Desa di desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur”. eJournal Ilmu Pemerintahan, 2013, 1 (2).

Mau, MC., Noywuli, N., (2023). Pedoman Penulisan dan Peyajian Karya Ilmiah. Penerbit Amerta Media. Jakarta.

Moleong, Lexy .J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi.Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Nawawi, Hadi. (2005). Metodologi Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gajahmada University Perss

Noywuli, N., Sapei A., Panjaitan NH., Eriyatno E. (2018). Dinamika Sosial Ekonomi dan Kelembagaan dalam Pengelolaan Terpadu dan Berkelanjutan DAS Aesesa Flores Provinsi NTT. Wahyu Sari Yeni.

Noywuli N., Puspita VA., Goda KD. (2023). Feasibility Study Teknis dan Sosial Ekonomi Pembangunan Rumah Sakit Pratama Riung di Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Jurnal Pertanian Unggul. STIPER Flores Bajawa.

Permendesa nomor 2 tahun 2016, tentang Indeks Desa Membangun

Rosalina Maya; 2013. Kinerja Pemerintah Desa dalam Pembangunan Infrastruktur di Desa Kuala Lapang dan Desa Taras Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. eJournal Pemerintahan Integratif.

Siagian, Sondang P. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit : Bumi Aksara. Jakarta.

Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Wahyuni, S., 2012, Qualitative Research Method: Theory and Practice (Vol. 1). Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Downloads

Published

30-04-2026