PENGARUH LAMA PERENDAMAN STEK RUMPUT ODOT DALAM ZPT HORMON BSM TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT ODOT
Keywords:
Kata Kunci: Pengaruh, Lama Perendaman, Stek, Rumput Odot, ZPT Hormon Bowuli Subur Makmur, PertumbuhanAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengambil judul Pengaruh Lama Perendaman Stek Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) dalam Zpt Hormon BSM (Bowuli Subur Makmur) Terhadap Pertumbuhan Rumput Odot. penelitian ini dilakukan di Kelurahan Faobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Kegiatan penelitian ini dilakukan secara intensif dan dilaksanakan pada bulan April- Mei tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman stek rumput odot dalam ZPT Hormon Bowuli Subur Makmur terhadap pertumbuhan rumput odot. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan setiap ulangan terdapat 5 stek rumput odot sehingga menghasilkan 60 stek rumput odot. Parameter pengamatan dalam penelitian ini adalah: jumlah tunas, jumlah daun dan tinggi tanaman. Hasil penelitian ini adalah perlakuan lama perendaman stek dalam ZPT BSM memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah tunas, jumlah daun, dan tinggi tanaman rumput odot dan Perlakuan terbaik diperoleh pada lama perendaman 72 jam (P3), yang menghasilkan:Jumlah tunas tertinggi: 20,33 tunas, jumlah daun tertinggi: 69,33 helai dan tinggi tanaman tertinggi: 137,00 cm.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Z. (2009). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arnansi. (2017). Fisiologi Tumbuhan: Peran Zat Pengatur Tumbuh dalam Perkembangan Tanaman. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Badan Litbang Pertanian. (2014). Petunjuk Teknis Pemanfaatan Hijauan Pakan Ternak di Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Bay, F., Widowati, M., & Bay, A. (2024). Potensi Pupuk Organik Cair “Bowuli Subur Makmur” sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Pertanian Flores, 12(1), 44–53.
Jerico, A. (2022). Budidaya Rumput Odot sebagai Alternatif Hijauan Pakan Ternak. Yogyakarta: AgroMedia Press.
Lakitan, B. (2019). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali Pers.
Lasamadi, L., Syarifuddin, & Kaca, A. (2022). Potensi Produksi Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) di Berbagai Kondisi Lingkungan. Dalam Jerico, A. (Ed.), Budidaya Rumput Odot sebagai Alternatif Hijauan Pakan Ternak. Yogyakarta: AgroMedia Press.
Leopold, A. C. (1963). Plant Growth and Development. New York: McGraw-Hill.
Maulana, M. F., Maharani, A., & Sharfina, N. (2021). Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Organik terhadap Produksi Rumput Odot. Jurnal Agroteknologi Tropika, 10(2), 123–130.
Maharani, A., Sharfina, N., & Maulana, M. F. (2021). Zat Pengatur Tumbuh Organik dan Efeknya pada Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Biologi Tumbuhan, 9(3), 77–85.
Purwawangsa, H., & Putera, A. (2022). Efisiensi Produksi Rumput Odot Dibandingkan Rumput Gajah. Dalam Jerico, A. (Ed.), Budidaya Rumput Odot sebagai Alternatif Hijauan Pakan Ternak. Yogyakarta: AgroMedia Press.
Sigit, A., & Rani, S. (2018). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman. Jurnal Pertanian Terpadu, 6(1), 55–60.
Widodo, S. (2015). Karakteristik dan Keunggulan Rumput Odot sebagai Pakan Alternatif. Jurnal Ilmu Ternak, 4(2), 89–94.
Widowati, M. (2024). Pupuk Organik dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Tanah. Dalam Bay, F. et al. (Eds.), Potensi Pupuk Organik Bowuli Subur Makmur. Bajawa: STIP Flores.
Yuliathul, H., Tarigan, A., & Khairuna, L. (2015). Kandungan Hormon dalam Ekstrak Bawang Merah dan Perannya terhadap Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Bioteknologi Tanaman, 8(4), 98–105.
Yulianto, E., & Xuan, L. (2017). Peran Unsur Hara NPK dalam Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Hijauan Pakan. Jurnal Ilmu Tanah dan Agroklimatologi, 14(1), 33–41.
Ekawati, R. (2006). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Surabaya: Unesa University Press.
Harrison, H., dkk. (2022). Pengaruh Fase Vegetatif terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah Odot. Dalam Wijayanti, A. (Ed.), Budidaya Rumput Gajah Odot sebagai Hijauan Pakan Ternak Unggul (hlm. 45–52). Yogyakarta: AgroMedia.
Lasamadi, L., Syarifuddin, & Widodo. (2024). Karakteristik Morfologis dan Keunggulan Nutrisi Rumput Gajah Mini. Dalam Silaban, Y. (Ed.), Hijauan Pakan Alternatif di Indonesia (hlm. 55–62). Medan: Ternak Sejahtera Press.
Panagiotidis, D., Siregar, T., & Sutedjo, A. (2022). Evaluasi Tinggi Tanaman sebagai Indikator Produktivitas. Dalam Siregar, T. (Ed.), Manajemen Budidaya Rumput Odot di Lahan Tropis (hlm. 60–66). Jakarta: AgroScience.
Rohmah, N. A., Suryadi, E., Oktavidiati, E., Yawahar, J., & Usman. (2023). Pengaruh Pemberian Macam-Macam dan Lama Perendaman ZPT terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Tin (Ficus carica L.). Jurnal Hortikultura Tropika, 14(2), 34–45.
Siregar, T. (2022). Teknik Pemotongan dan Perawatan Rumput Odot. Medan: Penerbit Hijau Daun.
Silaban, Y. (2024). Hijauan Pakan Alternatif di Indonesia. Medan: Ternak Sejahtera Press.
Sutedjo, A. (2022). Pengaruh Unsur Hara Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman. Dalam Siregar, T. (Ed.), Manajemen Budidaya Rumput Odot di Lahan Tropis (hlm. 50–55). Jakarta: AgroScience.
Umbu Nganji, M., & Sudarma, I. M. A. (2023). Analisis Status Kesuburan Tanah pada Lahan Budidaya Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) dengan Perlakuan Pupuk Bokashi Sludge Biogas Berbeda. Jurnal Ilmu Tanah Tropika, 11(1), 21–30.
Wijayanti, A. (2022). Budidaya Rumput Gajah Odot sebagai Hijauan Pakan Ternak Unggul. Yogyakarta: AgroMedia Press.
Widodo. (2024). Kandungan Nutrisi dan Palatabilitas Rumput Odot. Dalam Silaban, Y. (Ed.), Hijauan Pakan Alternatif di Indonesia (hlm. 35–40). Medan: Ternak Sejahtera Press.
Yulianti, R., & Hendri, M. (2023). Pengaruh Penambahan ZPT pada Induksi Kalus Rumput Laut Gracilaria verrucosa. Jurnal Akuakultur Tropis, 7(3), 44–50.
Yuliani, S., Rahayu, W., & Sari, D. M. (2021). Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Pakan Berdasarkan Jumlah Tunas. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika, 9(2), 33–40.
Riyanto, F. A. (2022). Pengaruh Jarak Tanam terhadap Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) di Padang Penggembalaan Maribaya. Jurnal Produksi Ternak, 5(2), 87–94


