PENAMBAHAN PASTA BAWANG PUTIH (Allium sativum L) DALAM ADONAN TERHADAP PENGARUH KUALITAS ORGANOLEPTIK TELUR ASIN AYAM KAMPUNG
Keywords:
Kata Kunci : Telur asin, ayam kampung, bawang putih, organoleptik.Abstract
ABSTRAK
Telur asin merupakan salah satu bentuk olahan telur yang populer di Indonesi, terutama sebagai metode pengawetan untuk memperpanjang masa simpan dan menambah cita rasa khas. Proses pengasinan biasanya dilakukan dengan menggunakan garam, abu sekam, dan media lain. Namun penambahan bahan tambahan bawang putih dapat memberikan nilai tambah terhadap mutu organoleptik telur asin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasta bawang putih dalam adonan terhadap kualitas organoleptik telur asin ayam kampung. Dalam penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan dengan persentase perlakuan pasta bawang putih 0%, 20%, 40%, 60%. Berdasarkan hasil analisis statistika menunjukan bahwa penambahan pasta bawang putih memberikan pengaruh sangat nyata (P <0,05) terhadap warna, aroma dan cita rasa perlakuan yang terbaik berada pada perlakuan 60 % hal ini menunjukan penambahan pasta bawang putih dapat meningkatkan mutu sensori telur asin ayam kampung dan berpotensi sebagai bahan tambahan alami dalam produk telur asin.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Afifah. 2013. Uji Salmonella-Shigella Pada Telur Ayam Yang Disimpan Pada Suhu Dan Waktu Yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Edu Research. Diakses dari http://e-journal.upp.ac.id/index.php/EDU/article/view/122
Amagase, H. 2006. Clarifying the Real Bioactive Constituents of Garlic. Journal of Nutrition, 136(3), 716S–725S
Ardiansyah. 2016. Pertumbuhan Salmonella Sp. Dengan Variasi Konsentrasi Bawang Putih (Allium Sativum) Pada Telur Asin.
Asih. 2010. Kualitas sensoris dan antioksidan telur asin dengan penggunaan campuran KCl dan ekstrak daun jati. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2017. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia: Impor Bawang Putih. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2024. Produksi Hortikultura Indonesia 2015–2017. Jakarta: BPS.
Batubara, R., & Pratiwi, R. 2019. Pengaruh Penambahan Rempah terhadap Aroma Produk Pangan. Jurnal Ilmu Teknologi Pangan, 6(2), 112–117.
Bennet, J. V., Dolin, R., & Blaser, M. J. 2012. Mandell, Douglas, and Bennett's Principles and Practice of Infectious Diseases (7th ed.). Philadelphia: Elsevier.
Brown, H. 2015. The Role of Tannin on Egg Coloration. Journal of Food Chemistry, 122(4), 567–572.
Butt, M. S., Sultan, M. T., & Iqbal, J. 2009. Garlic: Nature’s Protection against Physiological Threats. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 49(6), 538–551.
Elfi. 2016. Spektrum Warna dan Persepsi Visual. Jurnal Teknologi dan Sains, 4(2), 145–150.
Erryga, & Puji. 2010. Pengaruh Bawang Putih terhadap Rasa Gurih Makanan. Jurnal Gizi dan Pangan, 5(1), 45–49.
Fadillah. 2021. Mutu organoleptik telur asin yang diberi pengawet ekstrak daun kemangi pada konsentrasi yang berbeda. UIN Suska Riau.
Hossain, M. M., Begum, M., Kim, I. H., & Yang, C. J. 2014. Effect of garlic powder and organic acids on growth performance, immune responses, and hematological parameters in broiler chickens. Journal of Poultry Science, 51(2), 164–170.
Irianty, R., & Yenti, A. 2014. Tannin dan Pengaruhnya terhadap Warna Telur. Jurnal Teknologi Peternakan, 2(1), 22–28.
Jamaludin, A. A., Utami, E. H., & Rachmawati, T. 2019. Pengaruh pemberian bawang putih terhadap performa ayam petelur. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 3(1), 45–50.
Jambia. 2018. Uji Sensitivitas Sari Bawang Putih (Allium sativum) terhadap Jamur Malassezia furfur. Politeknik Kesehatan Kendari.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan). 2018. Outlook Komoditas Pertanian: Bawang Putih. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
Kemp, S. E., Hollowood, T., & Hort, J. 2009. Sensory Evaluation: A Practical Handbook. Wiley-Blackwell.
Kurnia, R., et al. 2017. Pengaruh Penambahan Bawang Putih terhadap Kualitas Telur Asin. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 9(1).
Larasati. 2018. Pengaruh Cita Rasa terhadap Preferensi Konsumen pada Produk Pangan. Jurnal Riset Konsumen, 10(3), 205–211.
Lidya, S. 2013. Uji Yodium pada Amilum. Diakses dari http://lidyasarah.blogspot.co.id/2014/11/artikel-uji-yodium.html
Londhe, S. 2011. Role of Garlic (Allium sativum) in Various Disease: An Overview. Journal of Pharmacy Research Opinion, 1(1), 129–139.
Margono. 2008. Buku Panduan Teknologi Pangan. Jakarta: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan IPTEK.
Marsudin. 2009. Kualitas Telur Itik Tegal dengan Kombinasi Methionin. Jurnal Produksi Ternak, 12(3), 119–124.
Mikaili, P., Maadirad, S., Moloudizargari, M., Aghajanshakeri, S., & Sarahroodi, S. 2013. Therapeutic Uses and Pharmacological Properties of Garlic, Shallot and Their Biologically Active Compounds. Iranian Journal of Basic Medical Sciences, 16(10), 1031–1048.
Moehyi, S. 1992. Makanan Institusi dan Jasa Boga. Jakarta: Bharata Niagara Media.
Nofrida, S., Widyasari, F., & Rasyid, A. 2017. Pengaruh penggunaan bawang putih dalam pakan terhadap pertumbuhan ayam broiler. Jurnal Ilmu Ternak, 17(2), 105–112.
Novitanti, L., et al. 2021. Pengaruh Pasta Bawang Putih terhadap Warna Telur Asin. Jurnal Pangan dan Gizi, 13(2), 125–130.
Nurjanah, S., Rahmawati, E., & Mulyani, R. 2017. Pengaruh Allicin terhadap Warna dan Aroma Telur Asin. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 7(1), 57–62.
Pastiniasih. 2011. Analisis Mutu Pangan. Universitas Negeri Semarang.
Pramitasari. 2010. Penambahan Ekstrak Jahe dalam Pembuatan Susu Kedelai Instan. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.
Rahmawati, D., Hidayat, C., & Susanti, E. 2021. Pengaruh level penambahan tepung bawang putih dalam ransum terhadap performa produksi ayam petelur. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(1), 23–31.
Rahmi. 2014. Efektivitas Bawang Putih dan Bawang Merah dalam Membunuh Larva Nyamuk. Skripsi, Universitas Teuku Umar.
Ramadhani. 2017. Pengaruh Penambahan Daun Kemangi pada Pembuatan Telur Asin. Thesis, Universitas Brawijaya.
Rukmana. 2011. Bawang Daun. Yogyakarta: Kanisius.
Rukmiasih, N., Ulupi, W., & Indriani. 2015. Sifat Fisik, Kimia, dan Organoleptik Telur Asin dengan Metode Tekanan. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 3, 142–145.
Rusdy, A. 2010. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih terhadap Mortalitas Keong Mas. Jurnal Floratek, 5, 172–180.
Saputra Weka, A., et al. 2023. Pengaruh Pasta Bawang Putih terhadap Warna dan Cita Rasa Telur Asin. Jurnal Peternakan Tropis, 15(1), 45–52.
Saragih, B. dalam Ulfa, A. N. 2018. Analisis Usahatani Hortikultura di Dataran Tinggi. Yogyakarta: Deepublish.
Sari, R. N., Permana, B., & Astuti, W. 2020. Efektivitas ekstrak bawang putih terhadap kinerja ayam pedaging. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 8(4), 128–135.
Setyaningsih, D., Apriyantono, A., & Sari, M. P. 2010. Analisis Sensori untuk Industri Pangan dan Agro. Bogor: IPB Press.
Soekarto, S. T. 2013. Teknologi Penanganan dan Pengolahan Telur. Bandung: Alfabeta.
Suprapti, L. 2008. Pengawetan Telur, Telur Asin, Tepung Telur dan Telur Beku. Yogyakarta: Kanisius.
Syarif, A., Wahyuni, E. T., & Fitriani, R. 2007. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol bawang putih terhadap Escherichia coli. Jurnal Kimia dan Pendidikan, 12(3), 35–41.
Umbang Arif. 2023. Pengaruh Pasta Bawang Putih terhadap Warna, Aroma dan Cita Rasa Telur Asin. Jurnal Ilmiah Peternakan Indonesia, 18(2), 89–97.
Warsito, H., & Rindiani, F. N. 2015. Ilmu Bahan Makanan Dasar. Yogyakarta: Nuha Medika.
Widjastuti, T., & Kartikasari, L. R. 2015. Pengaruh pemberian bawang putih terhadap kadar kolesterol telur ayam petelur. Jurnal Ilmu Ternak, 15(1), 17.
Winarno, F. G. 2008. Ilmu Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Windy, I. 2008. Sifat Fisik, Kimia, dan Organoleptik Telur Asin dengan Penggaraman Tekanan. Skripsi, Fakultas Peternakan, IPB Bogor.
Yuniati, H., & Almasyhuri. 2012. Pengaruh Media dan Waktu Pengasinan terhadap Kandungan Iodium Telur Asin. Media Litbang Kesehatan, 22(3), 138–143.


